Home » Belajar Forex » Belajar Menjadi Trader Profesional Untuk Pemula (2)

Belajar Menjadi Trader Profesional Untuk Pemula (2)

Belajar forex di Kota Malang | Bimbel Forex 2015 | Belajar Forex Malang

 

Pada bagian 1 telah dibahas bagaimana membangun pondasi yang kuat dalam trading dengan memilih metode trading dan strategi money management. Langkah berikutnya adalah menguji kemampuan Anda dalam menggunakan metode dan strategi tersebut pada account demo. Untuk itu Anda perlu membuat sebuah rencana trading yang mencakup money management sebelum Anda masuk pasar dan jurnal trading untuk mengevaluasi hasil trading Anda.

II. Menguji kemampuan trading
Bagian ini sangat penting dilakukan dalam proses menjadi seorang trader profesional. Mungkin Anda berpikir membuat rencana trading dan jurnal trading sangat membosankan dan Anda tidak membutuhkannya, bahkan mungkin Anda juga bosan dan tidak membutuhkan account demo. Tetapi bagaimanapun persepsi Anda tentang rencana trading dan jurnal trading, hal itu tidak merubah kenyataan bahwa kedua hal tersebut memang penting dan merupakan alat untuk trading yang sangat diperlukan apalagi jika Anda seorang trader pemula dan belum banyak pengalaman. Jika Anda mengabaikan hal tersebut, boleh jadi Anda akan tersungkur sebelum menjadi trader forex profesional.

Merencanakan langkah-langkah sebelum masuk pasar dan melakukan evaluasi hasil trading adalah dasar untuk menjadi seorang trader yang disiplin dan bisa berkembang. Rencana dan evaluasi merupakan bagian penting dari proses trading yang mesti Anda lakukan dengan konsisten. Setelah mengetahui bagaimana proses trading yang benar serta memilih metode dan strategi trading seperti langkah 1 sampai 3 pada bagian 1 artikel ini, berikut langkah-langkah selanjutnya untuk uji coba kemampuan trading Anda.


Langkah 4: Menguji rencana trading

Merencanakan trading sesuai dengan langkah-langkah dalam strategi Anda perlu dilakukan agar cara trading Anda sistematis dan terorganisir yang nantinya Anda rasakan manfaatnya bila telah terjun dalam account riil dengan uang beneran. Bukanlah suatu kebetulan jika trader yang tanpa rencana trading sering mengalami loss. Rencana trading berisi tahapan baku yang harus dilakukan dengan disiplin baik dalam menerapkan metode analisa untuk masuk pasar ataupun strategi money management yang telah Anda sepakati.

Tanpa rencana trading yang jelas, Anda akan cenderung untuk melibatkan emosi dalam trading yang berakibat fatal, selain itu Anda sulit memperoleh hasil yang konsisten karena tidak menggunakan kerangka acuan yang jelas dan sistematis. Nah, mestinya rencana trading yang telah Anda buat perlu diuji coba dalam beberapa kali trade atau masuk pasar, apakah sudah cukup efektif dan nyaman untuk dibuat acuan, atau perlu disesuaikan lagi dan disusun ulang. Tahapan dalam menguji sebuah rencana trading adalah:

1. Menguji metode trading – Apakah sudah cukup efektif dan profitable dalam sekian kali Anda masuk pasar? Jika masih kurang efektif karena mungkin agak rumit dalam interpretasinya, buatlah lebih sederhana dan langsung (to the point). Yang penting metode trading Anda bisa memberi probabilitas profit yang tinggi. Misalnya jika Anda kebetulan menggunakan metode price action, tentukan kriteria formasi bar yang terbentuk (pin bar, fakey bar, inside bar) untuk dibuat acuan entry disamping faktor pendukung yang tampak (level support dan resistance) serta kondisi pasar saat itu (trending dan sideways).

2. Menguji strategi money management – Apakah sudah cukup nyaman dengan risk/reward ratio yang telah Anda tetapkan? Diluar pengalaman Anda menentukan level stop loss dan target profit yang sesuai dengan kondisi pasar, faktor penentuan resiko lebih bersifat pribadi tergantung dari kondisi keuangan Anda. Tetapi jika setelah diuji coba Anda merasa kurang nyaman dengan risk/reward ratio sebelumnya, Anda bisa sesuaikan lagi asalkan masih logis dan sesuai kondisi pasar.

3. Menguji strategi memaksimalkan profit – Apakah kondisi pasar saat ini trending dengan kuat? Jika ya dan Anda telah menerapkan teknik averaging atau pyramiding, apakah peningkatan profitnya cukup signifikan? Kecakapan menggunakan teknik tersebut akan meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan frekuensi trading Anda.

Langkah 5: Menguji trading jurnal
Seperti telah pernah dibahas sebelumnya bahwa jurnal trading adalah sebuah track record evaluasi hasil trading serta alat untuk memantau perkembangan trading secara menyeluruh. Cobalah Anda menggunakannya dalam beberapa kali trade dengan mencatatkan hasil trading pada jurnal trading Anda. Untuk menguji apakah Anda sudah mendapatkan manfaat dengan jurnal trading tersebut, cobalah menjawab hal-hal berikut:

1. Apakah Anda sudah cukup disiplin? – Dengan evaluasi hasil trading pada setiap posisi yang telah Anda lakukan Anda akan mengetahui apakah Anda konsisten pada kriteria stop loss dan target profit pada rencana trading Anda. Jika Anda merubah kriteria pada rencana trading, usahakan tetap disiplin dan bertanggung jawab dalam penerapannya.

2. Apakah Anda perlu belajar lebih lanjut meningkatkan kemampuan trading? – Dari perkembangan hasil akhir trading Anda, tentu bisa diketahui persentasi profit (winning percentage) dan persentasi loss-nya. Jika Anda mersasa hasilnya kurang profitable, Anda bisa belajar lebih lanjut guna meningkatkan kemampuan dalam analisa pasar, money management dan lainnya.

3. Apakah Anda perlu meningkatkan hasil trading dengan misalnya mencari investor? – Jika Anda telah cukup puas dengan perkembangan hasil trading Anda selama ini yang tercermin dalam return yang Anda peroleh selama kurun waktu tertentu, Anda mungkin bisa mencari investor guna mengembangkan profesi trading Anda. Hal ini tentu tergantung dari rencana jangka panjang Anda, tetapi paling tidak Anda telah tahu sampai dimana perkembangan profesi trading Anda dengan melihat pada jurnal trading yang telah Anda buat.

Langkah 6: Menguji broker trading Anda lewat account demo
Account demo sangat Anda perlukan guna menguji coba semua aspek yang Anda pelajari dalam trading forex. Langkah 4 dan 5 diatas Anda lakukan dalam sebuah account demo yang Anda buka tentunya di broker forex favorit Anda. Biasanya trader menggunakan account demo selama 3-6 bulan sebagai persiapan sebelum ke account riil, atau untuk menguji coba sebuah metode trading baru.

Peran broker trading Anda sangat penting terutama untuk menyelaraskan proses trading yang Anda lakukan dengan rencana trading Anda. Perhatikan apakah proses eksekusi posisi yang Anda buka berlangsung cepat, lambat atau mungkin sering ‘re-quote’ (istilah pada platform Metatrader 4 untuk mengulang sebuah posisi yang dibuka). Selain itu hendaknya Anda memilih broker yang telah teregulasi dengan benar dan menawarkan kondisi trading yang berlaku umum, misalnya daya ungkit (leverage) yang tidak terlalu besar serta level stop-out (level margin untuk menentukan margin call) yang normal. Jika mungkin nanti Anda akan tetap menggunakan broker tersebut untuk membuka account riil, Anda mesti benar-benar tahu kualitas broker tersebut.

Gunakan account demo selama mungkin sampai Anda benar-benar siap ‘lepas landas’ terjun menuju pasar riil seperti yang akan dibahas dalam seri bagian 3 artikel ini.
Sumber : Nial Fuller – http://www.learntotradethemarket.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: